Cara Install Crux Linux Step By Step

JagoTekno – Crux merupakan satu di antara distro linux yang sangat minimalis. Kabarnya, pembuat Arch terinspirasi dari Crux untuk membuat Arch.

Karena penasaran saya coba install install Crux di Virt Manager / Virtual machine.

Beberapa tahap saya ulangi, maka dari itu pada postingan ini saya akan menuliskan catatan saya selama belajar install Crux.

Partisi

Menginstall Crux tidak semudah install PopOS, atau Fedora yang tinggal klik-klik. Di sini kita harus melakukan compile system kernel.

Tidak ada juga tampilan GUI yang menawan, yang ada adalah kita bekerja di command line interface. Layar hitam dengan berbagai perintah linux.

Membuat Partisi

Gunakan metode Fdisk

# lsblk

# fdisk /dev/sda

Kemudian ketik g untuk membuat partition table GPT.

Supaya lebih gampang, sekarang ketik cfdisk lalu buat partisi root, boot, dan swap di sana jika perlu.

Selanjutnya jalankan peritah mkfs untuk membuat partisi masing-masing.

# mkfs.ext4 /dev/sda1    >> partisi root

# mkfs.vfat -F 32  /dev/sda2    >> partisi boot

# mkswap /dev/sda3     >> partisi swap

Mount partisi

Selanjutnya mount partisi yang sudah dibuat.

# mount /dev/sda1 /mnt

# mount /dev/sda2 /mnt/boot

# swapon /dev/sda3

Setup konfigurasi sistem

Selanjutnya jalankan proses setup konfigurasi dengan mengetik setup. Klik next next saja kalau tidak tahu, lalu save dan exit.

Install CRUX dengan proses chroot

Di tahap ini kita gunakan metode chroot. Lanjutkan dengan mengetik perintah ini :

# setup-chroot

Edit fstab

Ketik vim /etc/fstab lalu sesuaikan nilainya dengan konfigurasi partisi yang sudah dibuat.

Disini saya hanya edit bagian

/dev/sda1    /    ext4     default,noatime    0   1

/dev/sda2    /boot    vfat     default     0    0

/dev/sda3    /swap    swap     default     0    0

Edit rc.conf

Ketik vim etc/rc.conf lalu edit

FONT=default
KEYMAP=us
TIMEZONE=Asia/Jakarta
HOSTNAME=cruxhost
SYSLOG=sysklogd
SERVICES=(net lo crond dbus)

Generate localedef

# localedef -i en_US -f ISO-8859-1 en_US
# localedef -i en_US -f ISO-8859-1 en_US.ISO-8859-1
# localedef -i en_US -f UTF-8 en_US.UTF-8

Edit hosts

Ketik vim /etc/hosts lalu tambahkan nama host yang diinginkan di belakang localhost, misalnya cruxhost

127.0.0.1         localhost        cruxhost

Konfigurasi IP sebelum download kernel terbaru

Karena saya ingin install CRUX dengan menggunakan kernel terakhir dari kernel.org, maka pertama harus konek dengan internet dulu. Setelah itu jalankan Wget untuk mendownload kernel tersebut.

Caranya seperti ini :

# ip a

# ip link set enp0s3 up

# dhcpcd enp0s3

enp0s3 adalah nama device saya, sesuaikan dengan punya anda setelah mengetik ip a.

Konfigurasi kernel

Ketik cd /usr/src/ anda akan mendapatkan direktory kernel linux bawaan Crux, saat ini yaitu 5.4.x.x. Di sini anda bisa menggantinya dengan kernel terbaru yang ada di Kernel.org. Caranya download kernel tarball dengan perintah wget.

wget https://cdn.kernel.org/pub/linux/kernel/v5.x/linux-5.15.2.tar.xz 

Kemudian extract

tar -xf linux-5.15.2.tar.xz

Masuk ke direktory kernel linux yang sudah diextract :

cd linux-5.xxx

Kemudian jalankan perintah make menuconfig untuk melakuan konfigurasi kernel, dan jika sudah tekan save untuk keluar dari menu tersebut.

Compile kernel yang sudah didownload

Selanjutnya ketik make all && make modules_install

Di sini proses kompilasi akan berjalan. Tergantung kecepatan prosesor anda. Biasanya memakan waktu 30-40 menit lebih. Tunggu sampai selesai.

Jika sudah, copy file ini untuk diload oleh bootloader.

# cp arch/x86_64/boot/bzImage /boot/vmlinuz

# cp System.map /boot

Terdapat banyak pilihan pada direktory /arch silahkan sesuaikan dengan system anda. Disini saya install versi x86_64. Sebagaimana Crux juga hanya mendukung arsitektur 64 bit, bukan 32 bit.

Install bootloader

Ada 2 pilihan bootloader yang bisa diinstall di crux, antara Grub atau Lilo.

Install grub bootloader

# grub-install --removable --target=x86_64-efi --efi-directory=/boot/efi

# grub-mkconfig -o /boot/grub/grub.cfg

Karena saya gagal install Grub bootloader, akhirnya saya gunakan LILO bootloader saja karena config nya lebih simple, dan berjalan normal meskipun saya memiliki partition table GPT bukan DOS.

Install lilo bootloader

# vim /etc/lilo.conf

# lilo
setting konfigurasi lilo bootloader
Konfigurasi LILO Bootloader saya

Tambahkan user linux

# useradd -G wheel,audio,video -m -U username

# passwd username

Reboot

# exit

# exit

# poweroff

Akhir kata

hasil instalasi crux linux di virtmanager virtual machine, memory idle hanya 20MB.

Demikian tutorial cara install crux linux distro yang saya jalankan menggunakan VirtManager (virtual machine).

Selanjutnya lakukan konfigurasi post install Crux.

Setelah itu saya akan mencoba install DWM, dan menjalankan beberapa software di distro Crux.

Tinggalkan komentar