Cara Membuat Kategori dan Tag di WordPress

JagoTekno – Setelah install dan melakukan setting awal wordpress untuk membuat blog, selanjutnya hal yang paling penting untuk dilakukan adalah membuat postingan dalam bentuk artikel.

Karena blog tanpa artikel itu tidak mungkin dikunjungi orang karena tidak ada informasi yang dibutuhkan orang.

Jika anda sebelumnya sudah memikirkan untuk membuat blog apa, anda pasti sudah tahu mau menginformasikan hal apa di sana. Sudah tahu siapa tujuan blog tersebut, dan sudah mengetahui siapa pengunjung yang disasar.

Jika anda menggunakan wordpress anda harus mengetahui tentang penggunaaan category dan tag. Jika belum tahu, berikut penjelasan yang saya pahami mengenai hal tersebut.

Kategori dan tag di wordpress

tampilan category dan tag di dashboard wordpress.

Di wordpress kategori dan tag dikenal dengan taxonomi. Gunanya untuk mengelompokkan setiap artikel supaya lebih rapih, mudah diakses pengunjung dan mudah dirayapi oleh mesin pencari google.

Jika situs anda memiki taxonimi yang rapih maka akan membuat pengunjung nyaman untuk menelusuri situs anda dan juga membuat mesin google lebih gampang untuk merayapi situs anda untuk ditampilkan di SERP (search engine result page)

Situs satu halaman (contohnya single page landing page) tidak perlu tag karena artikelnya mungkin tidak ada.

Tapi jika blog anda ingin besar, anda sudah harus memikirkan dan merancang secara matang-matang jenis artikel dalam kelompok kategori dan tag tertentu.

Karena begitu yang dilakukan oleh semua pemilik situs besar.

Contoh paling gampang dari penggunaan kategori dan tag adalah dengan melihat situs belanja online. Shopee, Tokopedia, Bli-bli, dan lain-lain mereka mengelompokkan barang ke dalam satu kategori dan tag khusus. Sehingga pengunjung lebih mudah menemukan barang yang ingin dibeli.

Begitu juga dengan situs wordpress anda, sebaiknya memiliki kategori dan tag tertentu.

Sudah dapat gambaran?

Jika belum ikuti panduan singkat berikut ini.

Menentukan kategori dan tag yang tepat di WordPress

Untuk menggunakan kategori dan tag di wordpress, anda tentu sudah tahu jenis artikel yang ingin dibuat.

Begini cara saya mendefinisikan kategori dan tag.

  • Kategori dibuat sangat khusus dan tag dibuat umum
  • Kategori dibuat lebih spefik dan tag dibuat umum

Penjelasannya seperti ini.

Kategori “khusus” dan tag “umum”

Umum maksudnya artikel yang dibuat pada sebuah tag bisa digunakan di artikel lainnya.

Di sini anda cukup menentukan hanya beberapa kategori besar saja.

Tiap kategori memiliki jenis yang benar-benar kontras satu sama lain.

Kategori yang dibuat pun sifatnya khusus hanya membahas tentang satu hal saja. Misalnya anda membuat blog wisata indonesia. Anda bisa membuat kategori misalnya dengan nama :

  • Artikel > isinya artikel saja, baik berupa review, cerita, makanan, dll.
  • Gallery > isinya foto-foto saja.

Kemudian untuk tag untuk postingan artikel dibuat umum, contohnya seperti,

  • Review
  • Pantai
  • Bali

Jadi pada setiap artikel mungkin memiliki lebih dari 2 tag, karena tidak dikelompokkan dalam satu kategori yang lebih spesifik (khusus).

Kemudian ketika anda ingin membuat postingan di kategori “gallery” anda bisa memasukkan tag seperti

  • Pantai
  • Bali

Contoh lain yaitu jika anda membuat blog kesehatan, dengan kategori seperti ini :

  • Kesehatan Pria
  • Kesehatan Wanita

Kemudian untuk tag dibuat seperti ini :

  • Rambut
  • Kulit
  • Makanan

Sudah dapat gambaran? Jika belum coba yang satu ini.

Kategori “lebih khusus” dan tag “umum”

Berbeda sudut pandangnya dari yang sebelumnya. Disini kategori wordpress dibuat lebih spesifik.

Misalnya anda membuat situs film, yang didalamnya anda akan membuat artikel tentang :

  • Drama
  • Horor
  • Romance
  • Action
  • Adventure

Di atas adalah kategori yang berbeda. Anda harus mengetahuinya dari awal anda membuat blog.

Jadi jangan asal membuat artikel tanpa mengetahui mau ditempatkan pada kategori apa artikel tersebut.

Nah, untuk tag nya berisi hal-hal yang umum. Seperti contohnya anda bisa memasukkan pemeran untuk masing-masing film tersebut.

  • Drama
    • Rahul
    • Anjali
  • Action
    • Rahul
    • Sharma
  • Adventure
    • Anjali
    • Amir Khan

Jadi meskipun artikelnya berbeda, pengunjung bisa menemukan siapa saja nama pemeran film yang dicarinya.

Jika ingin lebih spesifik lagi, anda bisa membuat kategori secara hirarki.

Misalnya,

  • Action
    • Action Barat
    • Action Korea
  • Horor
    • Horor Barat
    • Horor Korea

Kemudian lanjutkan dengan menuliskan pemeran pada tiap masing-masing film tersebut jika memang masuk dalam tag anda.

Bagaimana sudah makin jelas kan cara menggunakan categori dan tag di wordpress.

Sebelum anda menutup halaman ini, ketahui beberapa hal berikut ini.

Tips menggunakan kategori dan tag

  • Sebuah tag sebaiknya memiliki lebih dari 2 artikel
  • Pastikan kategori yang dibuat benar-benar sesuai dengan isi artikel. Jangan membuat artikel yang isinya tutorial padahal yang dibahas adalah review produk.
  • Setiap tag ditulis pendek saja, maksimal 2 atau 3 kata saja. Jangan dibuat menjadi kalimat.

Akhir kata

Demikian penjelasan singkat mengenai penggunaan kategori dan tag di wordpress. Semoga pembaca bisa lebih mudah mengaplikasikan ini di situsnya supaya blog yang dibuat jadi semakin berkualitas.

Tinggalkan komentar